3 Cara Menghargai Diri Sendiri Sepenuhnya

Anda pasti pernah melakukan kesalahan ke orang lain seperti keceplosan atau berbuat tidak sopan di keramaian, setelah melakukan itu mungkin Anda akan menyalahkan diri sendiri dan bertanya “kenapa aku selalu salah ?”.

Dari kejadian itu, Anda mengaku salah dan bertanggung jawab terhadap hal yang sudah terjadi. Hal itu membuat Anda marah karena ketidakmampuan menghadapi suatu hal dan akhirnya malah memusuhi diri sendiri.

Semua orang pasti pernah mengalami kesalahan, Anda pasti akan berbuat banyak salah di masa depan baik kesalahan kecil maupun kesalahan besar.

Hidup ini memang dipenuhi dengan rangkaian kesalahan dan pertanyaan yang harus dijawab setelah melakukan kesalahan adalah :

“Bisakah Anda bertahan di keadaan seperti itu”

Pada kesempatan kali ini, Magersena akan memberikan cara bagaimana Anda berdamai dengan diri sendiri dan bertahan di dunia yang penuh dengan kesalahan.

Menghargai diri sendiri

Cara kita memandang hidup adalah akumulasi dari cara kita memandang peristiwa yang sebelumnya pernah terjadi. Saat kehidupan Anda penuh dengan keceriaan maka pandangan hidup otomatis akan penuh dengan keceriaan dan memandang dunia seperti surga.

Sebaliknya, apa yang terjadi saat Anda hidup dengan berfokus pada kesalahan-kesalahan yang pernah dilakukan, mungkin Anda akan hidup dengan perasaan tertekan karena dituntut untuk selalu sempurna.

Anda memandang tantangan sebagai kesempatan untuk ditekan berdasarkan kesalahan yang pernah dilakukan, pandangan hidup seperti ini tidak menyenangkan dan harus dihindari.

Tapi, dunia sekarang memang seperti itu, semua orang bergerak cepat dan dituntut untuk sempurna di semua hal. Ketika Anda buka sosial media dan melihat kehidupan teman yang lebih baik, Anda pasti ingin seperti itu.

Orang-orang yang tidak sempurna harus menghadapi dunia yang menginginkan kesempurnaan, hal yang harus Anda lakukan adalah bertahan menghadapi keadaan seperti itu.

Bagaimana caranya Anda bisa kuat secara mental dan tidak terjun ke jurang kecemasan dan depresi. Tapi, masalahnya adalah Anda ingin menjadi orang yang lebih baik tapi Anda tidak bisa melakukannya.

Tidak ada satu orang pun yang bisa memenuhi keinginan dunia, semua orang pasti mempunyai keterbatasan dan tidak bisa memenuhi kebutuhan semua orang. Oleh karena itu, Anda harus terima bahwa Anda tidak bisa memenuhi tuntutan dunia.

Dalam psikologi, hal ini disebut penerimaan diri (self-acceptance) yaitu kondisi seseorang yang menerima diri sendiri dalam semua kondisi termasuk kekurangannya.

Menurut seltzer, ada 3 cara supaya Anda bisa menerima dan lebih menghargai diri sendiri.

1. Jangan menilai diri sendiri seperti nilai di sekolah

Anda harus berhenti menilai diri sendiri seperti nilai pelajaran di sekolah, ada yang lulus dan tidak lulus, ada yang besar dan kecil. Setiap orang mempunyai penilaian yang berbeda dan tidak semua orang bisa langsung mendapatkan nilai yang tinggi.

Jika Anda mulai berhenti menilai diri sendiri seperti pelajaran sekolah maka Anda sudah naik tingkat dari pelajaran menerima diri.

2. Memaafkan diri sendiri

Kemampuan menyayangi diri datang ketika Anda mampu berfikir bahwa Anda pantas dicintai terlepas dari semua kekurangan yang ada.

Ketika hal ini sudah tertanam di dalam diri maka Anda akan lebih mudah untuk melepaskan rasa bersalah saat melakukan tindakan yang keliru. Pada akhirnya, Anda bisa menerima diri sendiri sepenuhnya.

3. Tidak semua hal langsung bisa diperbaiki

Anda harus ingat bahwa tidak semua hal yang ada dalam diri bisa langsung diperbaiki dan ditingkatkan. Semua hal dalam diri Anda membutuhkan proses, bahkan ada beberapa hal yang mungkin tidak bisa diperbaiki.

Oleh karena itu, Anda harus sadar bahwa Anda ini manusia dan setiap manusia mempunyai keterbatasan. Dengan ini, Anda akan lebih menerima kesalahan dan kekurangan diri sendiri.

Penutup

Anda harus sadar bahwa hidup sekarang yang serba cepat, sempurna dan menuntut membuat Anda sulit untuk menerima diri apa adanya.

Pada akhirnya, Anda hanya mempunyai diri sendiri dan hanya bisa bergantung pada satu orang di dunia ini yaitu diri Anda sendiri.

Leave a Comment